JURNAL HUKUM INDONESIA BANGKALAN SMPN 1 Tanah Merah menggelar kegiatan Pondok Ramadan selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu, 9–11 Maret 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa dengan berbagai rangkaian aktivitas keagamaan dan pembinaan moral oleh guru pendidik yang ada.
Dalam arahannya Kepala SMPN 1 Tanah Merah, kabupaten Bangkalan Muhammad Yusuf, menyampaikan, kegiatan Pondok Ramadan tahun ini bukan sekadar agenda rutin tahunan, namun sebuah momen untuk menanamkan nilai-nilai islami kepada siswa agar terbentuk dan mampu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, pendidikan tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik, tetapi juga pada pembentukan akhlak, sikap, serta tanggung jawab sosial para siswa sebagai generasi penerus.
“Kami ingin menanamkan nilai kedisiplinan, kejujuran, kepedulian, serta tanggung jawab kepada siswa dalam kegiatan pondok Ramadhan ini, agar mereka tidak hanya menjadi pelajar yang cerdas, tetapi juga memiliki akhlak yang baik dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Muhammad Yusuf. Rabu, (11/3)
Muhammad Yusuf menambahkan bahwa selama kegiatan berlangsung, para siswa mengikuti berbagai aktivitas yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman keagamaan sekaligus membangun sikap positif dalam kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan yang dilaksanakan, M. Yusuf juga membeberkan beberapa materi yang diberikan kepada siswa, diantaranya; kajian keislaman, pembiasaan ibadah, tadarus Al-Qur’an, serta diskusi tentang pentingnya menjaga etika, menghormati sesama, dan membangun kebiasaan baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.
Kepala sekolah berharap melalui kegiatan ini dapat menjadi sarana dalam membentuk karakter siswa sehingga nilai-nilai yang diperoleh selama Pondok Ramadan bukan sekedar kegiatan seremonial semata, tetapi benar-benar dapat tertanam dalam jiwa mereka.
“Kami berharap kegiatan ini mampu membentuk pribadi siswa yang tidak hanya taat beribadah, tetapi juga memiliki sikap santun, bertanggung jawab, serta mampu menjadi contoh yang baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat,” pungkasnya.
Jurnalis Robin