Bangkalan. Jurnal Hukum Indonesia.-
Pemerintah Kabupaten Bangkalan terus memperkuat iklim investasi melalui pembangunan infrastruktur dan kepastian tata ruang. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menjadi garda terdepan dalam menyiapkan konektivitas wilayah dan kemudahan perizinan.
Kepala Dinas PUPR Bangkalan, Rizal Mardiansyah, ST., MT., menyampaikan bahwa kesiapan jalan dan tata ruang menjadi kunci menarik investasi ke Bangkalan.
“Dari sisi PUPR, kami memastikan Bangkalan siap menyambut investasi, baik melalui konektivitas jalan maupun kepastian tata ruang,” ujarnya.
Sepanjang tahun ini, PUPR Bangkalan telah menuntaskan pembangunan dan peningkatan 33 ruas jalan kabupaten dengan total panjang sekitar 47 kilometer. Peningkatan tersebut mendukung mobilitas masyarakat dan kelancaran distribusi ekonomi.
Di bidang tata ruang, Pemkab Bangkalan telah merampungkan revisi RTRW hingga 2029 dan menyiapkan arah pembangunan sampai 2045. Selain itu, empat RDTR telah tuntas dan terintegrasi dengan OSS, yakni kawasan Burnaeh, Kamal, akses Suramadu, dan Labang.
“Investor cukup mengakses OSS. Peruntukan ruang sudah jelas, cepat, dan transparan,” kata Rizal.
PUPR juga memperkuat sektor sumber daya air dengan pembaruan data irigasi guna mendukung ketahanan pangan dan investasi pertanian. Seluruh layanan informasi tata ruang dipastikan gratis dan terbuka bagi masyarakat maupun investor.#Robin