JURNAL HUKUM INDONESIA BLITAR β Nuansa meriah nan khidmat menyelimuti kawasan Kampung Coklat, Blitar, Jawa Timur, saat NUCONOMIC Festival 2026 digelar. Di antara kemeriahan tersebut, kehadiran delegasi dari SMA AL-MUHAFIZHOH Kota Blitar memberikan warna istimewa melalui partisipasi aktifnya dalam memeriahkan peringatan Harlah NU ke-100.
Mengusung tema besar “Mengawali Indonesia Merdeka, Menuju Ekonomi Syariah Unggul”, festival ini menjadi panggung strategis untuk memperkuat pilar ekonomi umat. SMA AL-MUHAFIZHOH hadir dengan semangat, membawa misi khusus untuk mengedukasi generasi muda sekaligus meningkatkan kapasitas UMKM agar lebih kompetitif.
Dalam acara yang berfokus pada penguatan ekonomi melalui pendekatan Islam yang inklusif ini, keikutsertaan para siswi dalam sesi talkshow menjadi wujud nyata upaya sekolah dalam menumbuhkan jiwa pengusaha (entrepreneurship) sejak dini di kalangan siswi yang semuanya tinggal di dalam pesantren Bustanul Muttalimat.
Pihak sekolah menegaskan bahwa santri diharapkan tidak hanya unggul dalam ilmu agama dan hafalan Al-Quran, tetapi juga cakap dalam ilmu ekonomi syariah. “Melalui NUCONOMIC Festival ini, kami menanamkan nilai bahwa kemandirian ekonomi adalah pilar penting dalam menjaga martabat bangsa,” ujar perwakilan SMA AL-MUHAFIZHOH dengan penuh optimisme.
Kehadiran SMA AL-MUHAFIZHOH di Harlah satu abad NU ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan lainnya. Sinergi antara pendidikan pesantren yang fokus pada hafalan Al-Quran dan penguatan ekonomi inklusif ini adalah langkah nyata menuju Indonesia yang lebih mandiri dan berdaya saing global.
Jurnalis Red/idm