Kasat Narkoba Bungkam Terkait Dugaan “Lepasnya” Pengedar Sabu di Masaran, Tragah.

Jurnal hukum Indonesia Bangkalan Penanganan kasus dugaan peredaran sabu di Masaran, kecamatan Tragah, kabupaten Bangkalan memicu kecurigaan terhadap kinerja di lingkungan polres Bangkalan. Seorang pria berinisial JM yang sebelumnya diamankan aparat karena diduga sebagai pengedar, justru dilepaskan hanya berselang waktu singkat setelah penangkapan pada 6 Februari 2026.

Keterangan resmi yang disampaikan melalui humas menyebutkan tidak ditemukan barang bukti narkotika dan hasil tes urine JM dinyatakan negatif. Pernyataan itu menjadi satu-satunya penjelasan yang beredar di media sosial.

Namun, informasi yang berkembang di lapangan berbeda. Sumber menyebut sempat ada barang bukti sabu sekitar 2 gram yang diamankan saat penindakan. Selain itu, beredar dugaan adanya aliran dana hingga puluhan juta rupiah melalui tokoh masyarakat setempat yang dikaitkan dengan proses pelepasan JM.

Hingga kini, pihak yang menangani perkara belum memberikan klarifikasi langsung. Upaya konfirmasi media berulang kali hanya dijawab normatif dan dialihkan, tanpa penjelasan menyentuh substansi perkara.

“Akan saya sampaikan lagi ke unit berwenang, mohon waktunya,” jelas Kasi Humas.

Situasi ini menimbulkan kesan tertutup dalam penanganan kasus yang seharusnya aparat penegak hukum lebih transparan. Alih-alih membuka kronologi penanganan secara utuh, justru muncul informasi adanya rencana pertemuan informal dengan pihak media, yang dinilai tidak menjawab pertanyaan publik. Tapi tidak terlaksana.

“Akan diagendakan ngopi bareng nanti bersama Humas dan satnarkoba,” begitu informasi yang diperoleh. (Sabtu, 14/2)

Sorotan masyarakat kini tidak lagi semata pada dilepaskannya JM, tetapi pada konsistensi dan akuntabilitas penegakan hukum di Bangkalan terhadap kasus narkotika yang menggaungkan, “Perangi Narkoba”

Tanpa penjelasan terbuka dari pimpinan satuan yang menangani, spekulasi akan terus melebar dengan pertanyaan yang sama, apakah ini murni karena tidak cukup bukti, atau ada hal lain yang belum diungkap? Media akan terus menggali keterangan lebih lanjut.

Jurnalis Rob

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *