Dinkes Bangkalan Tegaskan Penanganan Rujukan Ibu Hamil Sesuai SOP.

JURNAL HUKUM INDONESIA BANGKALAN.Penguatan hasil audit terhadap kasus rujukan ibu hamil Ny. R yang terjadi pada 18 Juni 2026 di Puskesmas Tanah Merah dan RSIA Hikmah Sawi akhirnya diumumkan. Pemerintah Kabupaten Bangkalan melalui Dinas Kesehatan memastikan seluruh proses penanganan telah dilaksanakan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).

Kepala Dinas Kesehatan Bangkalan, dr. Nunuk Kristiani, Sp.Rad, mengatakan kesimpulan tersebut diperoleh setelah Tim Audit Maternal Perinatal Surveilans Respons (AMP-SR) melakukan audit medis dan audit sistem pelayanan secara menyeluruh, mulai dari penanganan di Puskesmas hingga proses rujukan dan perawatan di rumah sakit.

Tim audit melibatkan dokter spesialis obstetri dan ginekologi, dokter spesialis anak, manajemen rumah sakit, institusi pendidikan, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI), serta Dinas Kesehatan untuk memastikan hasil evaluasi berlangsung objektif dan komprehensif.

“Hasil audit menyimpulkan bahwa penanganan ibu hamil di Puskesmas Tanah Merah serta penanganan ibu dan bayi di RSIA Hikmah Sawi telah dilaksanakan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP),” demikian keterangan resmi Dinas Kesehatan Bangkalan.

Audit AMP-SR sendiri merupakan evaluasi berbasis ilmiah yang mengedepankan prinsip No Blame Culture, yakni berfokus pada perbaikan sistem pelayanan kesehatan, bukan mencari kesalahan individu.

Dinas Kesehatan juga menyampaikan bahwa bayi saat ini masih menjalani perawatan di RSUD Syamrabu Bangkalan dengan kondisi yang terus menunjukkan perkembangan positif.

Sebagai tindak lanjut, Dinkes akan mengoptimalkan sistem rujukan sesuai indikasi medis dan kapasitas masing-masing fasilitas kesehatan, sekaligus mengimbau seluruh FKRTL tidak memberikan dana kompensasi atas rujukan dari FKTP demi menjaga integritas sistem rujukan.

Pemerintah Kabupaten Bangkalan turut mengajak masyarakat menyampaikan kritik, saran, maupun pengaduan melalui kanal resmi agar setiap laporan dapat ditindaklanjuti secara cepat, objektif, dan sesuai ketentuan.

Dinas Kesehatan Babgkalan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu pelayanan, memperkuat kepatuhan terhadap SOP, serta menjamin keselamatan pasien melalui evaluasi dan perbaikan yang berkelanjutan.
#Robin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *