Zainul Editor 12 September 2026 0

Habib Haidar Ajak Warga Kidul Dalam Cintai Rasulullah pada Gelar Pengajian dan Maulid Nabi

Bangkalan.jurnal hukum indonesia id Pesan untuk mencintai dan meneladani Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam mengemuka dalam pengajian umum sekaligus peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 2026 di Masjid Al-Musthofa Yannas, Kampung Kidul Dalam, RT 05/RW 07, Kelurahan Kraton, Bangkalan, Jumat malam (11/9/2026).

Pengajian tersebut menghadirkan Habib Haidar Assegaf sebagai penceramah dengan mengusung tema “Cinta Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam, Jalan Menuju Hidup Sukses dan Mulia.”

Di hadapan warga dan jamaah yang hadir, Habib Haidar mengajak masyarakat untuk tidak sekadar memperingati kelahiran Rasulullah SAW, tetapi menjadikan kecintaan kepada Nabi sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Kecintaan kepada Rasulullah, menurut pesan yang disampaikan dalam pengajian, harus diwujudkan melalui upaya meneladani akhlak, perilaku, dan ajaran Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan bermasyarakat.

Suasana pengajian semakin semarak dengan lantunan shalawat dari Grup Hadrah Al Karomah, Kelurahan Kemayoran, Bangkalan. Hadrah tersebut turut mengiringi rangkaian kegiatan sehingga nuansa Maulid terasa semakin khidmat.

Kegiatan diselenggarakan oleh Takmir Masjid Al-Musthofa Yannas Kidul Dalam bersama Karang Taruna On-So’on Ateh Kelurahan Kraton Bangkalan, dengan H. Nasir Zaini sebagai pembina sekaligus pengelola.

Pelaksanaan kegiatan juga mendapat dukungan dari UMKM Ahmad Yani Bangkalan. Kehadiran sejumlah pelaku UMKM yang tergabung dalam PK5 Jalan Ahmad Yani turut memperkuat semangat kebersamaan dalam kegiatan tersebut.

Sejumlah unsur masyarakat hadir dalam pengajian, di antaranya Lurah Kraton Imam Hanafi bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, anggota UMKM, serta warga sekitar, khususnya masyarakat RT 05/RW 07.

Sebelum acara dimulai, H. Nasir Zaini menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan semata-mata agenda peringatan Maulid Nabi. Menurutnya, pengajian juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan silaturahmi dengan warga dan para mitra.

“Dengan menjalin silaturahmi yang baik dan harmonis, insyaallah hubungan antarsesama akan semakin erat. Silaturahmi juga merupakan bagian dari ajaran agama dan menjadi salah satu jalan untuk memperpanjang umur,” tuturnya.

H. Nasir menegaskan, nilai terpenting dari kegiatan tersebut adalah bagaimana pesan-pesan tentang Rasulullah dapat diterapkan dalam kehidupan nyata.

“Hal terpenting dalam penyelenggaraan pengajian ini adalah bagaimana kita dapat menerapkan sifat-sifat mulia yang dimiliki Rasulullah. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari syiar agama melalui ceramah yang disampaikan Habib Haidar,” tegasnya.

Ia berharap pengajian tersebut tidak berhenti pada kegiatan seremonial atau sekadar mendengarkan ceramah. Nilai-nilai keteladanan Rasulullah diharapkan dapat menjadi pedoman warga dalam membangun kehidupan sosial yang rukun, saling menghormati dan saling membantu.

Bagi masyarakat Kidul Dalam, peringatan Maulid Nabi juga menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan. Warga, pemuda, tokoh agama, pelaku UMKM dan unsur pemerintahan dapat berkumpul dalam satu suasana yang penuh kekeluargaan.

Melalui momentum tersebut, semangat mencintai Rasulullah diharapkan tidak hanya diwujudkan melalui lantunan shalawat dan peringatan Maulid, tetapi juga melalui akhlak dan kepedulian terhadap sesama.

Sebab, mencintai Nabi Muhammad SAW bukan hanya tentang mengingat kelahirannya, tetapi juga berusaha mengikuti keteladanan beliau dalam menjalani kehidupan.

#Robin

Category: 

Leave a Comment