Zainul Editor 9 September 2026 0

Perayaan Maulid Nabi di Bujuk Tohir Kidul Dalam sebagai Wadah Rekatkan Warga Sekitar.

BANGKALAN Jurnal hukum Indonesia id Suasana Pasarean Bujuk Moh. Tohir, Kampung Kidul Dalam, Kelurahan Kraton, Bangkalan, Selasa (8/9/2026) malam, terasa berbeda. Warga dari berbagai kalangan berkumpul untuk mengikuti peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW.

Mulai dari anak-anak, remaja, ibu-ibu hingga bapak-bapak datang dengan penuh riang.

Kegiatan tersebut merupakan agenda rutin tahunan yang terus dipertahankan masyarakat Kidul Dalam. Bagi warga, Maulid Nabi bukan hanya tentang memperingati kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi kesempatan untuk saling bertemu, bersilaturahmi dan mempererat hubungan antarwarga.

..Ia berharap melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, bisa membangun rasa kecintaan warga kepada Rasulullah dan dapat diwujudkan melalui sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui acara ini, saya berharap warga Kidul Dalam semakin solid dan bisa mewujudkan sifat-sifat mulia Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Nurul Hidayat mengawali acara tersebut.

Sejumlah perangkat RT dan RW turut hadir dalam kegiatan tersebut. Lurah Kraton Imam Hanafi juga menyempatkan diri hadir dan melihat langsung antusiasme masyarakat.

Menurut Imam Hanafi, kekompakan seperti itu patut dipertahankan. Ia berharap melalui Maulid Nabi tidak berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi terus menjadi ruang bagi warga untuk menjaga kedekatan mereka.

“Saya senang melihat warga Kidul Dalam masih kompak dan antusias mengikuti Maulid Nabi ini. Semoga kegiatan seperti ini terus terwujud setiap tahun, karena selain memperingati Maulid, kita juga bisa berkumpul dan semakin dekat satu sama lain,” ujar Imam Hanafi.

Memasuki rangkaian utama, suasana kembali khidmat. Warga bersama-sama mengikuti pembacaan tahlil dan doa, kemudian dilanjutkan dengan lantunan sholawat serta puji-pujian kepada Nabi Muhammad SAW.

Namun, kekhidmatan itu kemudian berganti menjadi keceriaan. Saat berbagai gantungan hadiah mulai direbut, suasanapun langsung ramai penuh keceriaan. Para hadirin tampak berebut mendapatkan hadiah yang telah disiapkan.
Riuh tawa mereka menjadikan suasana semakin hangat.

Di tengah kesederhanaan acara, justru terlihat kuatnya semangat warga dalam menjaga tradisi dan hubungan sosial. Maulid Nabi di Kidul Dalam akhirnya bukan hanya menjadi peringatan keagamaan, tetapi juga menjadi ruang bertemunya warga dan merawat rasa persaudaraan.

Dari tahlil, sholawat hingga keceriaan berebut hadiah, malam itu menjadi gambaran bahwa sebuah tradisi mampu menjaga warga tetap dekat dan kompak.

#Robin

Category: 

Leave a Comment