Inovasi SMART JURNAL 7KAIH Warnai Workshop Kompetensi Guru SMPN 2

 

Bangkalan.Jurnal Hukum Indonesia.–
UPTD SMPN 2 Bangkalan menggelar Workshop Peningkatan Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (Tendik) bertema Growing With Collaboration, yang dirangkai dengan peluncuran inovasi digital SMART JURNAL 7KAIH sebagai sistem penguatan karakter peserta didik berbasis kolaborasi sekolah dan keluarga.

SMART JURNAL 7KAIH dirancang tidak hanya untuk peserta didik, tetapi juga melibatkan peran kontrol orang tua dan guru wali. Melalui aplikasi ini, penerapan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dapat dipantau secara terukur dan berkelanjutan, baik di sekolah maupun di rumah.

Kepala UPTD SMPN 2 Bangkalan, Drs. Achmad Huzaini, M.Si., menegaskan bahwa inovasi tersebut menjadi jembatan sinergi antara guru dan orang tua dalam pembentukan karakter anak.

“Aplikasi ini memperkuat pengawasan dan pendampingan karakter peserta didik agar sejalan antara lingkungan sekolah dan keluarga,” ujarnya, Sabtu (17/1).

Untuk memperkuat kualitas pembelajaran, workshop ini menghadirkan Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Dr. Muhaimin, M.Pd. Ia menekankan pentingnya peningkatan kompetensi guru yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan dinamika sosial.

“Peningkatan kompetensi guru harus diiringi growth mindset, inovasi pembelajaran, pemanfaatan digital, serta refleksi berkelanjutan. Apa yang dilakukan SMPN 2 Bangkalan, termasuk SMART JURNAL 7KAIH, sudah berada di jalur yang tepat,” ujarnya.

Muhaimin mengapresiasi langkah SMPN 2 Bangkalan yang mengintegrasikan peningkatan kompetensi guru dengan inovasi digital dan penguatan karakter. Menurutnya, guru harus memiliki growth mindset, berani berinovasi, memanfaatkan teknologi, serta melakukan refleksi berkelanjutan.

Muhaimin juga menyampaikan enam pesan penting bagi guru, mulai dari pola pikir bertumbuh, pembelajaran relevan, inovasi, pemanfaatan digital, pembelajaran bermakna berbasis isu sosial, hingga refleksi berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, SMPN 2 Bangkalan optimis mampu membangun ekosistem pendidikan yang kolaboratif, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan peserta didik di era digital.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *