Jurnal hukum indonesia Jakarta, – Pakar Hukum Tata Negara Prof. Mahfud MD menyoroti dugaan korupsi yang menyeret mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) beserta dua mantan wakilnya. Pernyataan itu disampaikan Mahfud dalam podcast “Terus Terang” di kanal YouTube Mahfud MD Official, Senin 16 Juni 2026.
Mahfud menyampaikan keprihatinan atas dugaan penyimpangan anggaran BGN yang terjadi di tengah kebijakan efisiensi belanja negara. Menurutnya, penghematan anggaran di berbagai sektor sudah menimbulkan keluhan masyarakat dan pemda karena terbatasnya dana untuk pelayanan publik.
“Jika dugaan korupsi ini terbukti secara hukum, maka ini kejahatan serius. Merugikan keuangan negara dan kepentingan masyarakat luas,” kata Mahfud.
Ia menyoroti maraknya korupsi yang berulang di Indonesia. Karena itu Mahfud menilai penegakan hukum harus tegas dan konsisten untuk memberi efek jera.
Untuk kasus korupsi dengan dampak sangat besar, Mahfud menyebut hukuman paling berat sesuai UU dapat dipertimbangkan. Ia mengacu pada Pasal 2 ayat 2 UU No. 31 Tahun 1999 jo UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Pasal itu mengatur pidana mati bagi pelaku korupsi yang dilakukan dalam “keadaan tertentu”.
Dari perspektif hukum Islam, Mahfud menjelaskan tidak ada ketentuan teologis khusus hukuman mati untuk koruptor. Namun dalam fikih, korupsi masuk kategori ta’zir, yaitu hukumannya diserahkan kepada ulil amri berdasarkan pertimbangan kemaslahatan.

Pernyataan Mahfud ini mendapat dukungan dari Ketua Dewan Mahkamah Kehormatan Etik Madas Sedarah, Abi Munif.
“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Prof. Mahfud MD yang berani menyuarakan ini. Korupsi di lembaga yang mengurusi gizi rakyat adalah pengkhianatan. Kami mendukung penuh desakan hukuman berat agar ada efek jera. Jangan sampai program untuk rakyat justru dikorupsi,” ujar Abi Munif.
Pernyataan Mahfud MD dan dukungan Madas Sedarah kembali memanaskan diskusi publik soal efektivitas sanksi berat bagi koruptor serta urgensi pemberantasan korupsi yang berkeadilan.
Penulis isw89
_Sumber: Podcast Terus Terang, YouTube Mahfud MD Official, 16 Juni 2026_
_Tim Metro Liputan 7 Jatim_
