20 Tahun Tekuni Meja Bilyar, Kini Surya Buktikan Mimpi Sang Juara

Jurnal hukum indonesia Bangkalan.Di kalangan pecinta olahraga biliar, khususnya di Madura, nama Surya bukanlah sosok asing. Pria paruh baya itu telah menghabiskan lebih dari dua dekade hidupnya di atas meja hijau, mengukir prestasi demi prestasi hingga menembus level nasional.

Perjalanan panjang tersebut tidak lahir dari keberuntungan semata. Di balik deretan piala yang kini menghiasi dinding arena biliar miliknya, tersimpan kisah perjuangan, disiplin, dan ribuan jam latihan yang mengantarkannya menjadi salah satu atlet biliar yang diperhitungkan.

Saat ditemui di arena biliar SURYA 9 BALL, Jalan HOS Cokroaminoto, Kelurahan Demangan, Kabupaten Bangkalan, Selasa (30/6), Surya mengenang awal perjalanan kariernya.

“Kurang lebih sudah 20 tahun saya menggeluti olahraga biliar. Alhamdulillah, banyak piala yang berhasil saya raih dari berbagai turnamen,” ujarnya sambil menunjuk deretan trofi yang tersusun rapi di bagian atas ruangan.

Menurut Surya, setiap trofi memiliki cerita dan perjuangannya sendiri. Tidak ada kemenangan yang diraih secara instan. Semua diperoleh melalui latihan tanpa henti dan tekad kuat untuk terus berkembang.

“Tidak mudah mendapatkan semua piala itu. Tapi saya selalu menanamkan dalam hati bahwa saya harus berhasil di bidang yang saya cintai ini,” tegasnya.

Selama berkarier, Surya telah mengoleksi berbagai gelar juara pada turnamen Open Nine Ball, mulai dari tingkat Kabupaten Bangkalan, tingkat Madura, hingga berbagai kejuaraan di luar daerah. Sejak 2018, koleksi trofinya terus bertambah dengan raihan juara pertama, kedua, maupun ketiga di sejumlah turnamen bergengsi.

Namun, satu momen yang paling membekas dalam ingatannya adalah ketika mengikuti turnamen nasional di Yogyakarta pada tahun 2021. Saat itu, ia harus berhadapan dengan sejumlah pemain terbaik Indonesia.

Turnamen di Jogja menjadi pengalaman yang paling berkesan. Banyak master biliar ikut bertanding. Persaingannya sangat ketat, tetapi dengan perjuangan yang luar biasa saya berhasil menjadi juara. Itu menjadi salah satu pencapaian yang tidak akan saya lupakan,” ungkapnya.

Tak hanya aktif sebagai atlet, Surya kini juga berupaya memajukan olahraga biliar melalui arena SURYA 9 BALL yang dikelolanya di Bangkalan. Puluhan meja biliar yang tersedia hampir setiap hari dipenuhi para penghobi, mulai dari pemain pemula hingga atlet yang ingin mengasah kemampuan.

Tak hanya itu, pelayanan dari beberapa Score Girl yang cukup menarik dan ramah, bikin tagih para pengunjung yang datang. Baginya, tempat tersebut bukan sekadar usaha, tetapi juga menjadi wadah lahirnya bibit-bibit atlet biliar baru di Madura khususnya Bangkalan.

Di tengah kesibukannya mengelola arena biliar, Surya juga terus melebarkan sayap usahanya ke luar daerah. Saat ini ia tengah mengembangkan bisnis jasa car wash di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

“Alhamdulillah sekarang peminat olahraga biliar di Bangkalan semakin banyak, terutama kalangan pemula. Sementara ini saya juga sedang fokus mengembangkan usaha car wash di Klaten. Semoga semuanya terus berkembang,” katanya.

Menutup perbincangan, Surya menyampaikan pesan sederhana namun penuh makna bagi siapa pun yang ingin meraih kesuksesan, baik di dunia olahraga maupun bidang lainnya.

“Tanamkan dalam hati bahwa kita adalah seorang juara. Setelah itu, tekunlah berlatih. Itulah kunci keberhasilan yang selama ini saya pegang,” pungkasnya.

Dua puluh tahun perjalanan Surya membuktikan bahwa prestasi bukan hanya milik mereka yang berbakat, tetapi juga mereka yang tidak pernah berhenti berlatih dan percaya pada kemampuannya sendiri.
#Robin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *